
Influenza adalah singkatan dari influenza, yang merupakan penyakit menular pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza. Itu milik penyakit menular Kelas C di Cina. Gejala khas infeksi influenza termasuk demam (bahkan demam tinggi 39 derajat Celcius atau di atas), batuk, sakit tenggorokan, otot dan nyeri sendi, dan sakit kepala
Influenza adalah penyakit yang membatasi diri. Ketika pasien dalam kondisi fisik yang baik dan tidak memiliki penyakit lain yang mendasari atau faktor risiko tinggi, pasien dapat mengandalkan sistem kekebalan tubuh untuk sembuh dalam waktu seminggu
Perlindungan pribadi sangat penting dalam konteks insiden influenza yang berkelanjutan. Mengenakan topeng, vaksinasi tepat waktu, kebersihan, lebih sedikit pertemuan, dan mempertahankan hidup yang sehat adalah cara yang efektif untuk mencegah influenza
Jika seorang anak mengalami dugaan gejala flu, cari perhatian medis secara tepat waktu. Orang tua tidak boleh menggunakan obat antiinflamasi atau antibiotik pada anak-anak mereka sampai dokter mendiagnosis flu
Baru -baru ini, sebagian besar provinsi di seluruh negeri telah memasuki tahap epidemi influenza. Dengan meningkatnya mobilitas personel dan interaksi sosial, tingkat aktivitas influenza pada musim semi ini akan meningkat lebih lanjut, dan puncak epidemi akan berlanjut selama beberapa waktu. Di sini, kami mengingatkan masyarakat umum untuk terus melakukannya dengan baik dalam perlindungan pribadi, dan tolong pakai topeng sebagai "alat pelindung".
Apa itu Influenza? Mengapa sekolah dan pembibitan rentan terhadap penularan virus influenza?
Influenza adalah singkatan dari influenza, yang merupakan penyakit menular pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza. Itu milik penyakit menular Kelas C di Cina. Gejala khas infeksi influenza termasuk demam (bahkan demam tinggi 39 derajat Celcius atau di atas), batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sendi, dan sakit kepala. Influenza adalah penyakit yang membatasi diri. Ketika pasien dalam kondisi fisik yang baik dan tidak memiliki penyakit lain yang mendasarinya atau faktor risiko tinggi, pasien umumnya dapat sembuh dalam waktu seminggu dengan mengandalkan sistem kekebalan tubuh.
Influenza terutama ditularkan melalui saluran pernapasan, juga dapat ditularkan melalui tetesan seperti bersin dan batuk, dan dapat secara langsung atau tidak langsung terinfeksi melalui selaput lendir seperti mulut, hidung, dan mata.
Bagaimana seharusnya sekolah mencegah dan mengendalikan influenza setiap hari?
Pertama, lakukan pemantauan gejala. Sekolah dapat melakukan ujian pagi dan sore untuk siswa dan anggota fakultas, dan melacak dan mendaftarkan ketidakhadiran karena sakit. Guru dan siswa yang ditemukan secara fisik abnormal dapat segera ditangani. Kedua, lakukan pekerjaan perlindungan harian yang baik. Menjaga lingkungan yang bersih di tempat -tempat umum di kampus, menjaga sirkulasi udara di ruang kelas, asrama, kantin, dan tempat -tempat lain, dan secara teratur membuka jendela untuk ventilasi. Barang -barang publik dan bagian yang sering dihubungi oleh guru dan siswa harus dibersihkan dan didesinfeksi secara teratur. Ketiga, membimbing siswa untuk mengembangkan kebersihan pribadi dan kebiasaan hidup yang baik. Saat batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu atau lengan. Jika Anda mengalami demam dan/atau infeksi saluran pernapasan, kenakan masker saat menghubungi pasien. Keempat, melaksanakan pendidikan tentang pencegahan influenza dan mengontrol pengetahuan di kampus untuk meningkatkan kesadaran para guru dan siswa untuk menjadi orang yang bertanggung jawab pertama untuk kesehatan mereka sendiri.
Bagaimana seharusnya siswa dan orang tua mencegah influenza?
Dalam konteks insiden influenza yang tinggi, sangat penting untuk melakukan pekerjaan perlindungan pribadi yang baik dan mencegah influenza.
Pertama, kenakan topeng. Cara paling sederhana dan paling efektif untuk mencegah influenza adalah dengan memakai topeng. Influenza terutama ditularkan melalui saluran pernapasan. Mengenakan topeng dapat memberikan penghalang penyaringan untuk sistem pernapasan kita, mencegah kontak dengan virus yang diekskresikan oleh orang lain saat bersin atau batuk, dan melindungi diri kita dari infeksi oleh orang lain.
Kedua, vaksinasi tepat waktu. Vaksinasi influenza adalah cara paling penting untuk mencegah terjadinya influenza dan influenza yang parah. Vaksin influenza membutuhkan vaksinasi tahunan untuk mendapatkan perlindungan yang efektif karena mutasi regangan dan pembusukan antibodi.
Ketiga, perhatikan kebersihan dan mengurangi pertemuan. Perhatikan kebiasaan kebersihan pribadi dan sering mencuci tangan; Cobalah mencuci tangan dengan pembersih tangan, sabun, dan air mengalir untuk mencegah penyebaran virus influenza melalui selaput lendir. Rumah itu sering diventilasi setiap hari untuk menjaga udara tetap segar. Cobalah untuk menghindari pergi ke tempat -tempat dengan udara kotor dan mengurangi risiko penularan virus.
Keempat, pertahankan kehidupan yang sehat. Baru -baru ini, cuaca berubah dengan cepat, sehingga perhatian harus diberikan untuk tetap hangat, dan pakaian harus ditambahkan atau dikurangi sesuai dengan perubahan suhu secara tepat waktu. Orang tua harus memperhatikan mengamati kondisi fisik anak mereka. Begitu mereka memiliki gejala seperti demam, diare, dan muntah, mereka seharusnya tidak membiarkan anak mereka pergi ke sekolah atau taman kanak -kanak dengan penyakit.
